Fiddy's Room

Test UMPC / Netbook

Menjajal 4 Notebook
Butuh notebook kecil? UMPC (Ultra Mobile Personal Computer) adalah jawabannya. Berikut adalah tes perbandingan 4 UMPC dengan harga terjangkau.

Tiba-tiba, UMPC menjadi tren di seluruh dunia. Asus mengawali dengan EeePC seri 700 yang dimotori dengan Celeron. Produsen lainnya segera menyusul dengan cepat dan tanggap. HP berhasil menangkap sebagian pasar UMPC dengan HP 2133 atau yang lebih dikenal dengan Mininote. Hadirnya prosesor Atom untuk UMPC membuat persaingan di kelas UMPC menjadi semakin sengit. MSI berhasil hadir dengan Wind Notebook-nya sebagai UMPC pertama berbasis proseso Atom 1,6 GHz. Sementara itu, Acer segera menyusul sebulan kemudian dengan Acer Aspire One.

Tes perbandingan:
4 UMPC terkini
Dalam tes perbandingan mini ini CHIP menyandingkan empat UMPC terkini yang paling diantisipasi pasar. Produsen yang mengirimkan produknya adalah Asus, MSI, Acer, dan HP. Berikut adalah deskripsi keempat UMPC yang diuji.

Asus EeePC 901
UMPC ini bukanlah Asus EeePC “klasik”. Seri 901 sudah dimotori prosesor Atom 1,6 GHz. Selain itu, layarnya pun sudah lebih besar. EeePC 901 menggunakan layar 8,9 inci (sebelumnya 7 inci). Satu hal yang menjadi kelebihan UMPC ini adalah digunakannya baterai dengan kapasitas yang besar (6600 mAh).

Sarana penyimpanan Asus EeePC 901 masih berupa SSD (Solid State Disk). Kali ini ukurannya sudah mencapai 20 GB (16 GB + 4 GB). Sebagai alat komunikasi, UMPC ini dilengkapi dengan Wi-Fi dan Bluetooth. Operating System yang diguna­kan pada produk yang kami terima adalah Linux.

HP 2133 Mininote
UMPC ini adalah yang tercantik di antara keempat produk yang hadir di hadapan CHIP. Finnishing UMPC ini benar-benar dapat disandingkan dengan notebook kelas atas. Selain itu, RAM 1 GB, harddisk 120 GB, dan keyboard berukuran ekstra besar menjadi andalan utamanya.

Berbeda dengan UMPC lainnya, HP 2133 menggunakan prosesor (C7-M) dan chipset buatan VIA. Pilihan OS juga membuatnya tampil berbeda. HP memilih Windows Vista Basic. Sebuah pilihan yang sangat berani, mengingat kemampuan prosesor yang cenderung terbatas.

MSI Wind Notebook U100
UMPC pertama dengan prosesor Atom ini tampil dengan perlengkapan yang terbilang standar. RAM 1 GB, Harddisk 80 GB, Wi-Fi, Bluetooth, dan baterai 3 cell adalah spesifikasi yang tampaknya biasa saja dibandingkan dua UMPC di atas. Dari sisi penampilan pun, MSI Wind Notebook tidak terlihat sebagai sebuah notebook mewah.

MSI tampak berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih esensial. Layar UMPC ini adalah yang terbesar di antara keempat produk yang hadir (10,2 inci). Keyboard yang digunakan pun tergolong besar dan hanya terpaut sangat sedikit dibandingkan keyboard HP 2133. Sementara itu, MSI Wind Notebook menggunakan Windows XP Home untuk OS-nya.
Acer Aspire One
UMPC ini sudah dinantikan oleh banyak orang. Keberhasilan Acer di pasar notebook membuat banyak yang bertanya-tanya, seperti apa UMPC produk Acer nantinya? Acer Aspire One memiliki spesifikasi yang cukup standar dibandingkan UMPC lain, namun dengan harga yang sangat menawan, 4,2 juta rupiah.

Wi-Fi, RAM 1 GB, dan layar 8,9 inci adalah spesifikasi normal, bukan? Digunakannya SSD 8 GB sebagai sarana penyimpanan membuatnya menjadi UMPC dengan storage terkecil dalam pengujian ini. Akan tetapi, penampilannya tetap baik dan tidak mencerminkan harganya yang murah.

Pengujian: susah payah
Dalam pengujian kali ini, CHIP menggunakan Sysmark 2007, Mobilemark 2007, dan Batteryeater. Pengujian memang lebih dititikberatkan pada pengujian daya tahan baterai. Sebab, sebuah notebook kecil seharusnya memang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup cukup lama.

Pengujian Mobilemark 2007 dan Sysmark 2007 hanya dapat dilampaui oleh dua UMPC: MSI Wind Notebook dan Acer Aspire One. CHIP masih dapat mencatat lamanya pengujian HP 2133 dengan Mobilemark 2007 dengan cara mencatat waktu yang tertera sebelum HP 2133 kehabis­an daya secara total. Akan tetapi, Mobilemark tidak berhasil mencatat log-nya sebelum HP 2133 kehabisan daya. Sementara itu, Asus EeePC 901 tidak dapat menyelesaikan kedua program benchmark tersebut.

Sysmark menampilkan hasil yang sama. Hanya MSI Wind dan Acer Aspire One yang mampu menjalankannya de­ngan lancar. Hal ini cukup aneh, mengingat Mobilemark dan Sysmark adalah produk Bapco yang merupakan konsorsium para produsen IT terbesar.

Batteryeater adalah program yang lebih sederhana dan dapat dijalankan oleh keempat UMPC. Hasilnya cukup sesuai dengan perkiraan. Asus menempati urutan pertama karena penggunaan kapasitas baterai yang sangat besar. Sementara itu MSI, Acer, dan HP 2133 menyusul secara berurutan.

Tidak ada CHIP-Tip Value atau Choice yang dapat diberikan dalam tes perbandingan kali ini. Sebab, tidak ada benchmark yang cukup layak untuk membandingkan keempat UMPC ini.

Setelah pengujian berakhir, ada dua UMPC yang tampil cukup seimbang dan menarik: MSI Wind Notebook dan Acer Aspire One. Acer tampil menarik karena harganya yang menawan. Karena di atas kertas tidak ada skor perbandingan mutlak, CHIP hanya dapat menyematkan penghargaan HOT Product of The Month kepada MSI Wind untuk performa, kestabilan, dan kenyamanan penggunaannya.Lihat Tabel Perbandingan 4 UMPC Terkini

HP 2133 Mininote

Keunggulan: Keyboard nyaman digunakan, engsel kokoh, pe­nampilan terbaik, harddisk terbesar, resolusi layar tinggi.

Kelemahan: Layar memantulkan bayangan, kombinasi Vista dan VIA C7-M membuatnya bekerja dengan lamban, daya tahan baterai kurang baik, panas, tidak dapat menyelesaikan Sysmark 2007 dan Mobilemark 2007 dengan baik.

Cocok untuk:
Para fashionista yang memperhatikan penampilan gadget-nya.

MSI Wind Notebook

Keunggulan: Layar besar (10.2″), Windows XP home terintegrasi, Keyboard cukup besar untuk orang dewasa, daya tahan baterai cukup baik, mampu melampaui Sysmark 2007 dan Mobilemark 2007.

Kelemahan: Saat tulisan dibuat, baterai 6 cell belum tersedia.

Cocok untuk: Pengguna PC yang membutuhkan notebook kecil, terjangkau, dengan layar, keyboard, dan kapasitas harddisk yang memadai.

Asus EeePC 901

Keunggulan: Kapasitas baterai yang sangat besar membuatnya mampu bertahan hidup hingga lebih dari 5 jam, dukungan Wi-Fi class N.

Kelemahan: Keyboard terlalu kecil, Sysmark 2007 dan Mobilemark 2007 tidak dapat menyelesaikan “tugasnya” dengan UMPC ini, tidak menyertakan Windows, SSD 16 GB lamban.

Cocok untuk: Road warrior yang tidak bermasalah dengan ukuran keyboard dan kapasitas storage.

Acer Aspire One

Keunggulan: Mampu melampaui Sysmark 2007 dan Mobilemark 2007, Harganya adalah yang termu­rah dibandingkan keempat UMPC lainnya, tersedia slot upgrade storage (SDHC).

Kelemahan: Layar memantulkan bayangan, Kapasitas storage terkecil, belum dilengkapi dengan Bluetooth.

Cocok untuk: Pelajar atau pengguna PC yang mencari UMPC murah dan tidak membutuhkan kapasitas harddisk besar.

Source: CHIP
Author: Bimanto & Dedy Irvan

29 April, 2009 - Posted by | Review

1 Comment »

  1. gw pgn Asus T91 kpn ada brgnya ya? info dnk

    Comment by sufriadi | 21 September, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: